Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Pekan Budaya Melayu Singkawang 2025 Resmi Ditutup, Tradisi Belarak Pengantin Bikin Heboh

banner 800x150

Pekan Budaya Melayu Singkawang 2025 Resmi Ditutup, Lomba Belarak Pengantin Jadi Sorotan

Polres Singkawang Amankan Kegiatan Penutupan Pekan Kebudayaan Melayu  Singkawang Tahun 2025 - Tribunpontianak.co.id
Pekan Budaya Melayu Singkawang 2025 Resmi Ditutup, Tradisi Belarak Pengantin Bikin Heboh

Info SingkawangPekan Kebudayaan Melayu Singkawang (PKMS) 2025 resmi ditutup pada Jumat (4/7/2025) di Rumah Adat Melayu Singkawang. Penutupan dilakukan oleh Ketua DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang, Asmadi, yang mengapresiasi panitia dan peserta atas suksesnya pelaksanaan perdana kegiatan ini.

“Meski masih ada kekurangan karena baru pertama digelar, kami optimistis PKMS tahun depan akan lebih baik. Ini sudah kami tetapkan sebagai agenda tahunan,” ujar Asmadi.


Belarak Pengantin dan Pawai 1 Muharram Curi Perhatian

Salah satu acara yang paling mencuri perhatian masyarakat adalah Lomba Belarak Pengantin yang dirangkaikan dengan Pawai 1 Muharram. Tradisi pengantin Melayu yang ditampilkan secara kompetitif ini menarik antusiasme tinggi dari warga.

“Banyak yang penasaran seperti apa adat belarak pengantin ini. Penontonnya membludak,” tambah Asmadi.


Ribuan Peserta Ramaikan Tari Singkawang Belenggang

Selain lomba pengantin, acara Singkawang Belenggang juga sukses digelar dengan melibatkan lebih dari 1.000 penari. Event ini menjadi bukti semangat pelestarian budaya Melayu yang meriah dan inklusif.

Panitia berencana menambah lomba-lomba baru tahun depan, seperti aluk galing sambil ngamping dan pangka’ gasing, guna menambah kekayaan ragam budaya lokal yang ditampilkan.

Baca Juga : 50 Siswa di Singkawang Tuntas Ikut Pembinaan di Barak Militer, Wali Kota Tjhai Chui Mie: Saya Harap Jadi Duta…


DPD MABM Libatkan Pelajar dan Dorong Promosi Wisata Budaya

PKMS juga diisi dengan lomba-lomba budaya untuk pelajar, yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus sebagai ajang seleksi menuju Festival Melayu Tingkat Provinsi Kalbar.

“Kami ingin PKMS sejajar dengan Cap Go Meh dan Gawe Naik Dango, menjadi ikon budaya dan pariwisata unggulan Singkawang,” ungkap Asmadi.


Apresiasi untuk Kolaborasi dan Kepemimpinan Budaya

Wakil Ketua DPD MABM, Zikriadi, mengapresiasi kepemimpinan Asmadi yang dinilai berhasil menghidupkan kembali semangat budaya Melayu di Singkawang. Ia juga menyoroti terbangunnya kolaborasi antarumat beragama selama masa kepemimpinan Wali Kota Tjhai Chui Mie.

“Citra budaya Melayu makin dikenal luas. Kolaborasi lintas agama pun terjaga dengan baik,” ujar Zikriadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *