Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Razia Gabungan di Singkawang, TNI Pastikan Tak Ada Anggota ‘Main Nakal’ di THM

banner 800x150

Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Singkawang: TNI AU Tindak Tegas Anggota yang Melanggar, Komitmen Jaga Disiplin dan Citra Institusi

InfoSingkawang- Suasana malam Minggu di Kota Singkawang berubah tegang ketika sejumlah tempat hiburan malam (THM) didatangi aparat gabungan dari militer dan imigrasi. Razia gabungan ini digelar oleh Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Harry Hadisoemantri (HAD) bekerja sama dengan Subdenpom XII/1-1 Singkawang dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang, Minggu dini hari (20 Juli 2025).

Langkah tegas ini merupakan bagian dari pelaksanaan operasi penegakan ketertiban dan yustisi bertajuk “WASPADA WIRA GARUDA” TW.III TA 2025, yang digelar secara serentak di seluruh satuan jajaran TNI, sesuai dengan instruksi Panglima TNI dalam STR/10/2025 tertanggal 10 Februari 2025.

Razia Gabungan di Singkawang, TNI Pastikan Tak Ada Anggota ‘Main Nakal’ di THM
Razia Gabungan di Singkawang, TNI Pastikan Tak Ada Anggota ‘Main Nakal’ di THM

Baca Juga : Penyelundupan 96 Ribu Telur Penyu Digagalkan: Negara Selamatkan Nilai Ekologis Rp9,6 Miliar


Fokus Razia: Disiplin Prajurit dan Pengecekan WNA di THM

Operasi ini menyasar dua sasaran utama: penegakan disiplin terhadap anggota dan ASN TNI serta pendataan dan pemeriksaan identitas Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke tempat hiburan malam di wilayah Singkawang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan langsung atas perilaku anggota TNI, untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran yang mencoreng nama baik institusi.

Komandan Satpom Lanud HAD, Kapten (Pom) Januar Akbar Wibisono, SH, MH, menyampaikan bahwa razia ini merupakan langkah konkret TNI AU dalam menjaga moral, disiplin, dan profesionalisme para prajurit serta ASN-nya.

“Kami menyisir seluruh tempat hiburan malam yang berada dalam wilayah hukum Lanud HAD. Tujuannya untuk mencegah potensi pelanggaran oleh personel militer dan memastikan tidak ada anggota yang menyalahgunakan kebebasan di luar jam dinas,” ujar Kapten Januar.


Razia Dimulai dari Lavender Club hingga Diamond Bistro: Semua Sudut Diperiksa

Rangkaian razia dimulai dari Lavender Club di Jalan Raya Sedau, kemudian berlanjut ke berbagai lokasi populer lainnya seperti Sunrock Café and Bar, Three Koi Café and Bar, The Wins Club, Oddysey Bar and Club, hingga Diamond Bistro and Pub.

Di setiap lokasi, aparat memeriksa pengunjung satu per satu, mulai dari pengecekan identitas, status kewarganegaraan, hingga status keanggotaan di institusi TNI-Polri. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan humanis, namun tetap tegas terhadap pihak yang terbukti melanggar.


Komitmen TNI AU: THM adalah Zona Terlarang bagi Anggota Militer dan ASN

Petugas juga memberikan peringatan keras kepada pemilik usaha THM agar lebih selektif dan turut mendukung kebijakan TNI dalam menjaga disiplin prajurit. Disampaikan secara langsung bahwa tempat-tempat hiburan malam, termasuk karaoke, bar, dan diskotik, adalah zona terlarang bagi anggota TNI aktif dan ASN TNI-Polri.

“Kami tidak akan kompromi. Jika ada anggota yang melanggar, maka sanksi disiplin sesuai hukum militer akan diterapkan. Penertiban seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin dan menyeluruh,” tegas Kapten Januar.

Anggota TNI atau ASN yang terbukti berada di lokasi yang dilarang, akan dikenakan sanksi berdasarkan UU RI No. 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer dan PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, termasuk tilang tata tertib hingga tindakan administratif lainnya.


Danlanud HAD Turun Langsung: Pastikan Operasi Aman dan Profesional

Turut hadir dalam razia tersebut, Komandan Lanud Harry Hadisoemantri, Letkol Pnb Antonius M.Han, yang secara langsung memantau jalannya operasi untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.

“Kami ingin membuktikan bahwa penegakan disiplin bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen kami dalam menjaga kehormatan institusi TNI, agar tetap dipercaya masyarakat,” tegas Danlanud.

Ia juga menegaskan bahwa operasi seperti ini bukan hanya untuk mendisiplinkan, tetapi juga untuk membina dan melindungi prajurit dari potensi pelanggaran yang merugikan karier dan reputasi pribadi maupun institusi.


Dukungan Publik dan Efek Jera

Langkah tegas aparat TNI dalam razia ini mendapat apresiasi dari masyarakat Singkawang. Banyak pihak menilai bahwa tindakan ini adalah bukti nyata keseriusan TNI dalam menegakkan aturan di internalnya sendiri, sekaligus menjaga citra sebagai institusi yang bersih dan profesional.

Selain menciptakan efek jera, operasi ini juga diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa semua aparat negara, termasuk TNI dan ASN, tidak kebal hukum dan wajib patuh terhadap aturan yang berlaku.


Penutup

Razia gabungan di tempat hiburan malam Singkawang menjadi bukti bahwa TNI AU terus memperkuat barisan dengan menegakkan disiplin internal tanpa pandang bulu. Melalui pendekatan humanis namun tegas, operasi ini tidak hanya menjaga citra dan kehormatan institusi, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Langkah ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari program berkelanjutan untuk menciptakan TNI yang profesional, disiplin, dan dekat dengan rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *