Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Forkopimda Singkawang Berbagi 300 Karung Beras untuk Ojol, Suasana Penuh Keakraban

banner 800x150

Forkopimda Singkawang Gelar Aksi Sosial, Ojol Terima 300 Karung Beras

Info Singkawang- Di tengah maraknya pemberitaan aksi unjuk rasa yang kerap diwarnai ketegangan antara massa dan aparat di berbagai kota besar Indonesia, suasana berbeda justru terlihat di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Pada Minggu, 31 Agustus 2025, Pemerintah Kota bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan silaturahmi dan aksi kepedulian sosial bersama komunitas Ojek Online (Ojol) di halaman Mapolres Singkawang.

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini dihadiri oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Kapolres AKBP Dody Yudianto Arruan, Dandim 1202/Skw Letkol Arm Ferdy Pongsamma, Ketua DPRD Sujianto, serta sejumlah tokoh masyarakat, agama, adat, hingga paguyuban etnis yang ada di Singkawang. Kehadiran para pemimpin daerah ini menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan saat mereka membagikan beras kepada ratusan driver ojol yang hadir.

Forkopimda Singkawang Berbagi 300 Karung Beras untuk Ojol, Suasana Penuh Keakraban
Forkopimda Singkawang Berbagi 300 Karung Beras untuk Ojol, Suasana Penuh Keakraban

Baca Juga : BRICS Menguat, Putin: Saatnya Dunia Multipolar yang Lebih Adil

Menjaga Kamtibmas Lewat Kebersamaan

Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi beras, tetapi juga bentuk nyata sinergi Forkopimda dengan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Singkawang.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga stabilitas kamtibmas. Kami ingin terus bergandengan tangan dengan semua pihak agar situasi di Singkawang tetap aman dan kondusif,” ujar Dody.

Polres Singkawang menyiapkan 300 karung beras, lebih banyak dari jumlah driver ojol yang terdata, yakni sekitar 250 orang. Setiap pengemudi menerima satu karung beras seberat 5 kilogram.

“Kami memang sengaja menambah kuota agar tidak ada yang merasa terlewatkan. Semua yang datang bisa ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Singkawang, Kota Tertoleran

Sebagai kota yang tiga tahun berturut-turut meraih predikat Kota Tertoleran di Indonesia, Singkawang dianggap sebagai contoh daerah yang mampu menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Kapolres menegaskan bahwa keharmonisan tersebut adalah modal utama dalam membangun daerah.

“Jangan sampai kedamaian yang sudah terjalin rusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Toleransi dan kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita,” katanya dengan tegas.

Apresiasi Pemerintah Kota

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kepolisian yang disebutnya mengedepankan prinsip humanis dalam menjaga keamanan.

“Kami mewakili warga Singkawang mengucapkan terima kasih. Kebersamaan seperti ini penting untuk memperkuat ikatan sosial, sekaligus mengingatkan kita bahwa menjaga kedamaian adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Suara Driver Ojol

Bagi para driver ojol, kegiatan ini membawa angin segar. Selain bantuan beras yang bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, mereka merasa dihargai sebagai bagian dari masyarakat yang turut berperan menjaga ketertiban kota.

Salah seorang driver ojol, Angga, mengajak rekan-rekannya untuk tetap solid dan menyalurkan aspirasi dengan cara damai.

“Kalau ada keluhan, mari kita sampaikan dengan tertib. Jangan sampai anarkis, karena itu justru merugikan kita sendiri,” ucapnya.

Simbol Kepedulian dan Solidaritas

Aksi sosial ini bukan hanya sekadar bagi-bagi beras, tetapi juga simbol nyata bahwa keamanan, ketertiban, dan kedamaian kota bisa dijaga melalui kepedulian dan solidaritas antarwarga serta pemimpinnya. Di tengah situasi nasional yang sedang ramai dengan isu demonstrasi, Singkawang memilih jalan berbeda: mempererat kebersamaan.

Dengan semangat gotong royong dan toleransi yang telah menjadi ciri khas kota ini, Forkopimda Singkawang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *