Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Pemkot Singkawang Bangun Jalan Lingkar Barat 14 Km, Warga Rela Lepas Lahan

banner 800x150

Warga Hibahkan Lahan, Pembangunan Jalan Lingkar Barat Singkawang Makin Ringan

Info Singkawang- PemKot Singkawang terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan kualitas infrastruktur kota. Salah satu langkah strategisnya adalah pembangunan Jalan Lingkar Barat yang digadang-gadang akan menjadi solusi kemacetan serta motor penggerak ekonomi baru di kawasan pinggiran kota.

Proyek jalan lingkar ini semula diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp35 miliar hanya untuk pembebasan lahan. Namun berkat dukungan masyarakat yang rela menghibahkan tanahnya, beban anggaran pemerintah berhasil ditekan drastis menjadi Rp11 miliar. “Ini contoh nyata sinergi pemerintah dan warga. Partisipasi masyarakat yang ikhlas sangat berarti dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis,” kata Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Singkawang, Awang Diko, Rabu (…).

Menurut Awang, kebutuhan awal pengadaan lahan tahap pertama Jalan Lingkar Barat (Sedau–Kuala) semula diperkirakan Rp35 miliar. Namun hingga 3 September 2025 tercatat sudah ada 33 bidang tanah hibah atau sekitar 45,47 persen dari total kebutuhan lahan. Padahal pada 2 Mei 2025, jumlahnya baru 7 bidang tanah hibah. “Dengan pola seperti ini, pemerintah dapat menghemat anggaran yang sangat signifikan,” ujarnya.

Pemkot Singkawang Bangun Jalan Lingkar Barat 14 Km, Warga Rela Lepas Lahan
Pemkot Singkawang Bangun Jalan Lingkar Barat 14 Km, Warga Rela Lepas Lahan

Baca Juga : Pemerintah Kota Singkawang Siapkan Rp4 Miliar Bangun Drainase

Tahap pertama pembangunan Jalan Lingkar Barat ini direncanakan membentang sepanjang 6,73 kilometer dengan lebar 35 meter.

Lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 23,55 hektare. Proyek ini diproyeksikan mulai berjalan pada 2026 setelah semua proses administrasi dan pengadaan lahan selesai.

Keberhasilan ini, lanjut Awang, tak lepas dari pendekatan intensif Pemkot Singkawang, termasuk peran Wali Kota yang turun langsung memberikan pemahaman kepada warga. “Ibu Wali Kota tidak segan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah untuk menjelaskan pentingnya pembangunan ini. Dukungan warga yang ikhlas menghibahkan tanah mereka sangat berarti bagi pemerintah,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Singkawang berencana memberikan piagam penghargaan dan membangun tugu prasasti yang mencantumkan nama-nama warga yang menghibahkan lahannya. Langkah ini diharapkan mampu memotivasi lebih banyak masyarakat untuk turut berpartisipasi mendukung pembangunan.

Tak berhenti di tahap pertama, Pemkot Singkawang juga telah menyiapkan tahap kedua pembangunan Jalan Lingkar Barat–Lingkar Utara (Kuala–Semelagi Kecil). Pada tahap ini, panjang jalan yang akan dibangun mencapai 6,18 kilometer dengan lebar 35 meter. Proyek lanjutan ini membutuhkan lahan sekitar 21,63 hektare, sehingga dukungan masyarakat kembali menjadi faktor penentu keberhasilan.

Jika kedua tahap ini selesai, total panjang Jalan Lingkar Barat–Lingkar Utara mencapai 14 kilometer.

Pola hibah tanah yang terus berlanjut akan semakin meringankan beban anggaran pemerintah sekaligus mempercepat penyelesaian proyek.

Awang menegaskan, pembangunan jalan lingkar ini tidak sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, jalan baru ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi, terutama saat hari-hari besar keagamaan, memperlancar arus distribusi barang, dan membuka akses pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pinggiran kota. “Pemerintah harus mencari solusi jangka panjang mengingat volume kendaraan setiap tahun terus bertambah. Dengan adanya jalan lingkar, tata kelola kota akan lebih baik dan masyarakat merasakan manfaat langsungnya,” katanya.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Singkawang selangkah lebih maju dalam menghadirkan infrastruktur yang bukan hanya mendukung kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *