Pemkot Singkawang Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai untuk Jaga Perbatasan dan Dorong Ekonomi Daerah
Info Singkawang- Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan arus barang di kawasan perbatasan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mempererat kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui hibah aset tanah untuk pembangunan kantor baru Bea dan Cukai di Singkawang.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengungkapkan pada Minggu (tanggal berita) bahwa langkah ini bukan hanya sekadar penyerahan aset, melainkan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan publik dan penguatan pengawasan di pintu masuk perdagangan Kalimantan Barat.
“Dengan adanya kantor Bea dan Cukai di Singkawang, pengawasan keluar-masuk barang akan lebih optimal. Ini akan mencegah praktik ilegal sekaligus mendorong terciptanya iklim perdagangan yang sehat,” ujarnya.

Baca Juga : Yamaha Motor Company: Raksasa Otomotif Dunia dari Jepang yang Terus Berinovasi
Mendorong Keamanan dan Ketertiban Perdagangan
Menurut Tjhai Chui Mie, keberadaan kantor Bea dan Cukai di kota ini sangat penting untuk memastikan arus lalu lintas barang di pelabuhan dan perbatasan berjalan tertib dan aman. Singkawang memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan menuju dan dari Malaysia, sehingga pengawasan yang ketat mutlak diperlukan.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal ini sangat penting. Kami ingin agar setiap aktivitas perdagangan di Singkawang berlangsung secara tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Fasilitasi Pelaku Usaha dan Masyarakat
Kantor Bea dan Cukai yang baru nantinya juga diharapkan mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam mengurus berbagai keperluan administrasi kepabeanan, mulai dari ekspor-impor, distribusi barang, hingga layanan lainnya. Dengan fasilitas yang lebih representatif, pelayanan publik dapat meningkat sehingga aktivitas ekonomi daerah berjalan lebih lancar.
Pemkot Singkawang menegaskan bahwa hibah tanah ini juga mencerminkan dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal. Dengan pengawasan yang lebih baik, diharapkan potensi kerugian negara akibat penyelundupan dapat ditekan, sementara penerimaan negara dari sektor kepabeanan dapat meningkat.
Komitmen Jangka Panjang untuk Perbatasan
Langkah ini sejalan dengan visi Pemkot Singkawang untuk membangun kota yang berdaya saing tinggi sekaligus menjaga keamanan wilayah perbatasan. Posisi Singkawang yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikannya area rawan aktivitas perdagangan ilegal, sehingga perlu pengawasan yang lebih komprehensif.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Singkawang untuk terus membangun kota yang berdaya saing sekaligus menjaga keamanan wilayah perbatasan dari aktivitas perdagangan ilegal,” tutup Tjhai Chui Mie.
Dengan terbangunnya kantor Bea dan Cukai yang baru, Pemkot Singkawang berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat semakin solid. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem perdagangan yang sehat, memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Singkawang dan sekitarnya.














