Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Hiswana Migas Pontianak Gelar Rakercab Perdana di Singkawang, Bahas Tantangan Digitalisasi

banner 800x150

Hiswana Migas Pontianak Gelar Rakercab Perdana di Singkawang: Dorong Kolaborasi di Era Digital

Info Singkawang- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPC Pontianak menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) tahunannya dengan nuansa berbeda. Untuk pertama kalinya, kegiatan ini dilaksanakan di Kota Singkawang, tepatnya di Hotel Swiss-Belinn, dan dihadiri berbagai tokoh penting serta pemangku kepentingan sektor energi di Kalimantan Barat.

Dengan mengangkat tema “Membangun Solidaritas dan Sinergitas Organisasi dalam Menghadapi Era Digitalisasi”, Rakercab 2025 menjadi momen strategis untuk mempererat hubungan antaranggota, mengevaluasi kinerja organisasi, serta membahas tantangan besar di dunia migas yang semakin terdampak oleh kemajuan teknologi dan perubahan kebijakan.

Hiswana Migas Pontianak Gelar Rakercab Perdana di Singkawang, Bahas Tantangan Digitalisasi
Hiswana Migas Pontianak Gelar Rakercab Perdana di Singkawang, Bahas Tantangan Digitalisasi

Baca Juga : Razia Gabungan di Singkawang, TNI Pastikan Tak Ada Anggota ‘Main Nakal’ di THM


Perdana di Singkawang, Momen Spesial Bagi Anggota

Thony Haryadi, Ketua Panitia sekaligus anggota aktif DPC Hiswana Migas Pontianak, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Rakercab di Singkawang memiliki nilai historis tersendiri. Selain sebagai ajang konsolidasi internal, momen ini menjadi sarana memperluas jangkauan kolaborasi organisasi hingga ke daerah pesisir.

“Kami ingin Rakercab tidak hanya jadi forum rapat biasa, tapi benar-benar menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas dan saling memahami tantangan yang dihadapi anggota di era serba digital seperti sekarang ini,” ujar Thony.


Bahas Tantangan Digitalisasi dan Pelayanan Masyarakat

Dalam sesi pembahasan utama, sejumlah isu strategis turut diangkat. Mulai dari adaptasi sistem distribusi BBM dan LPG berbasis digital, mekanisme layanan berbasis aplikasi, hingga urgensi peningkatan literasi digital bagi anggota di daerah.

Hiswana Migas menyadari bahwa transformasi digital adalah keniscayaan. Untuk itu, kolaborasi lintas pihak menjadi penting agar pengusaha migas skala kecil hingga menengah tidak tertinggal dalam perubahan.

“Kita ingin pastikan semua mitra bisa beradaptasi, baik secara teknologi maupun pelayanan. Karena masyarakat semakin menuntut transparansi dan efisiensi, ini harus kita antisipasi bersama,” jelas Thony lagi.


Dukungan Pemerintah Daerah: Masukan dari Daerah untuk Pusat

Rakercab ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, yang menyambut hangat kehadiran seluruh anggota Hiswana Migas Pontianak. Ia berharap forum ini mampu menyuarakan persoalan nyata di lapangan agar dapat menjadi masukan berharga bagi Pertamina sebagai mitra utama.

“Kami paham, tantangan pengusaha migas di daerah tidak selalu sama dengan di pusat. Melalui Rakercab ini, semoga bisa muncul solusi konkret yang mendukung kemudahan usaha sekaligus menjamin pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Tjhai Chui Mie dalam sambutannya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya forum rutin antara pengusaha dan pihak terkait seperti Pertamina, Pemda, hingga aparat hukum untuk membangun iklim usaha yang sehat dan transparan.


Hadirkan Sinergi Multi-Pihak

Rakercab kali ini juga mendapat perhatian dari jajaran Forkopimda Kota Singkawang. Turut hadir Kapolres Singkawang, Dandim 1202/Singkawang, Kasi Intel Kejari Singkawang, serta perwakilan Danbrigif 19/Khatulistiwa. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa isu distribusi energi merupakan perhatian lintas sektor yang membutuhkan sinergi kuat antar-lembaga.


Harapan ke Depan: Organisasi Adaptif dan Proaktif

Menutup rangkaian kegiatan, DPC Hiswana Migas Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra yang solutif bagi pemerintah dan masyarakat. Mereka juga akan memperkuat pendidikan dan pelatihan bagi anggota, serta membuka ruang partisipasi generasi muda dalam mengembangkan sektor energi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaboratif dan visi yang kuat menghadapi tantangan digitalisasi, Rakercab Hiswana Migas Pontianak 2025 diharapkan menjadi titik tolak menuju organisasi yang lebih adaptif, responsif, dan mampu menjadi jembatan antara pelaku usaha migas dan kebutuhan masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *