Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Konflik Iran-Israel Memanas Lagi, Gencatan Senjata Dilanggar?

banner 800x150

Israel Klaim Iran Langgar Gencatan Senjata, Balas Serang Target di Teheran

Iron Dome Jebol, Iran Serang Israel dengan 180 Rudal Balistik - Prokal
Konflik Iran-Israel Memanas Lagi, Gencatan Senjata Dilanggar?

Info Singkawang – Situasi konflik Iran -Israel kembali memanas. Hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata, Israel mengklaim Iran telah melanggar kesepakatan tersebut dengan meluncurkan rudal ke wilayahnya pada Selasa (24/6/2025).

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa ia telah memerintahkan serangan balasan ke jantung Teheran. “Saya menginstruksikan tentara Israel untuk menanggapi dengan tegas pelanggaran gencatan senjata oleh Iran,” ujarnya seperti dikutip dari AFP.


Israel Balas Serang Teheran, Cegat Dua Rudal Iran

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dua rudal dari Iran berhasil dicegat di wilayah udara Israel. Belum ada laporan korban jiwa akibat serangan tersebut. Beberapa jam sebelumnya, militer Israel menyatakan gencatan senjata dengan Iran secara resmi mulai berlaku pagi hari waktu setempat.

Baca Juga : Kenapa Reza Pahlavi Terguling sebagai Putra Mahkota Iran?

Namun, peluncuran rudal tersebut langsung dianggap sebagai bentuk pelanggaran. “Kami tidak akan mentolerir serangan terhadap wilayah kami, bahkan di tengah jeda konflik,” kata juru bicara militer Israel.


Gencatan Senjata Diumumkan Trump, Tapi Iran Belum Konfirmasi

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan dimulainya gencatan senjata bertahap selama 24 jam yang diklaim telah disepakati oleh kedua belah pihak. Namun hingga saat ini, pemerintah Iran belum secara resmi menyatakan bahwa mereka menyetujui gencatan senjata.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai validitas kesepakatan yang diumumkan sepihak oleh AS dan Israel. Iran sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan pelanggaran tersebut.


Latar Belakang Perang Iran-Israel yang Belum Usai

Ketegangan memuncak sejak serangan udara besar-besaran Israel ke fasilitas nuklir Iran pada 13 Juni 2025. Serangan tersebut menewaskan sejumlah perwira tinggi militer dan ilmuwan nuklir Iran.

Iran membalas dengan hujan rudal ke beberapa titik strategis di Israel. Sejak itu, perang terbuka berlangsung selama lebih dari sepekan. Amerika Serikat ikut campur pada 22 Juni 2025 dengan menyerang tiga situs nuklir Iran di wilayah barat.

Trump kemudian menyatakan bahwa tekanan militer akan terus dilanjutkan jika Iran menolak menyerah.


Situasi Semakin Tidak Menentu

Pernyataan sepihak tentang gencatan senjata dan klaim pelanggarannya hanya menambah keraguan terhadap proses perdamaian yang belum solid. Para analis memperingatkan bahwa eskalasi terbaru ini bisa memicu perang penuh jika tidak ada langkah diplomatik yang jelas.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Iran terkait tuduhan pelanggaran maupun serangan balasan Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *