Wakil Wali Kota Singkawang Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Info Singkawang- Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED) yang digelar di Aula Bappeda, Rabu (24/9), Pemkot Singkawang mengumpulkan berbagai unsur strategis untuk menyatukan langkah dan menyusun strategi bersama yang lebih terarah.
Rapat ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi momentum penting untuk membangun kesepahaman lintas sektor—mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat—dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Baca Juga : Pemkot Singkawang Hadiahi Bonus Umrah untuk Juara MTQ Tingkat Kalbar
Arah Kebijakan: Kerja Sama Jadi Kunci
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, yang hadir membuka acara, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi semua pihak. Menurutnya, percepatan pertumbuhan ekonomi tidak mungkin dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan dukungan penuh dari masyarakat, sektor swasta, hingga lembaga pendidikan agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kita berharap tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah bisa bekerja dengan baik, memperkuat kerja sama dari unsur tertinggi sampai ke bawahnya, termasuk masyarakat,” ujar Muhammadin.
Ia menekankan, program-program ekonomi harus dirancang dengan pendekatan terintegrasi agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Investasi dan Kebijakan Pembangunan
Dalam sambutannya, Muhammadin juga menyoroti pentingnya peningkatan investasi sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Investasi yang sehat akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mengurangi angka kemiskinan.
“Tim ini harus sejalan dengan investasi, bukan berjalan dan berdiri sendiri. Pertumbuhan ekonomi yang baik akan berdampak pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar tim PPED menjadi katalis yang mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif, didukung dengan regulasi dan kebijakan yang ramah investor tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.
SDM Unggul, Pondasi Daya Saing Daerah
Selain investasi, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan pondasi penting untuk daya saing Singkawang di masa depan. SDM yang unggul dan terampil akan memperkuat sektor-sektor prioritas, mulai dari perdagangan, jasa, pariwisata, hingga industri kreatif.
“Kali ini kita tidak hanya fokus pada sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata, tapi juga peningkatan SDM agar mampu menghadapi tantangan dan persaingan global,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM perlu diiringi dengan pelatihan, pendidikan vokasi, dan pemberdayaan masyarakat agar tenaga kerja lokal siap berkompetisi, baik di level regional maupun nasional.
Komitmen Bersama untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Singkawang berharap seluruh pihak dapat menyamakan persepsi dan langkah. Dengan demikian, program percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terlaksana secara terukur, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi yang baik di antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan menjadi modal penting untuk mewujudkan Singkawang sebagai kota yang maju, mandiri, dan sejahtera. Rapat PPED kali ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan hasil pembangunan dan peningkatan kualitas hidup warga.














