Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Puak Melayu dan Kapolres Singkawang Jalin Sinergi Demi Kota yang Aman dan Damai

banner 800x150

Puak Melayu Kota Singkawang Jalin Sinergi Hangat Bersama Kapolres: Komitmen Bersama Wujudkan Kota yang Aman dan Rukun

Info Singkawang- Dalam suasana yang sarat kehangatan dan semangat kebersamaan, Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kota Singkawang bersama sejumlah organisasi puak Melayu menjalin silaturahmi dengan Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., di Vila Bukit Mas, Singkawang Barat. Momen penuh makna ini menjadi simbol penting dari komitmen bersama dalam menjaga kedamaian, ketertiban, dan kelestarian budaya di Kota Singkawang—kota yang dikenal sebagai salah satu daerah paling toleran di Indonesia.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pemangku adat Melayu, Ketua Persatuan Orang Melayu (POM), Ketua Laskar Pemuda Melayu (LPM), Panglima Pemuda Melayu Bala Komando, serta Panglima Satria Pemuda Melayu (SPM). Mereka hadir untuk menyampaikan dukungan, membangun komunikasi yang erat, serta menyambut kedatangan Kapolres yang baru bertugas di Kalimantan Barat.

Puak Melayu dan Kapolres Singkawang Jalin Sinergi Demi Kota yang Aman dan Damai
Puak Melayu dan Kapolres Singkawang Jalin Sinergi Demi Kota yang Aman dan Damai

Baca Juga : Program Bebas Denda PBB-P2 Singkawang: Peluang Emas Lunasi Pajak Tanpa Beban

Kapolres: Kolaborasi Adalah Kunci Harmoni

Dalam sambutannya, AKBP Dody menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas undangan yang diberikan oleh masyarakat Melayu. Baginya, kehadiran dalam acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal untuk membangun sinergi nyata dengan semua elemen masyarakat.

“Menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa dilakukan hanya oleh pihak kepolisian. Butuh kerja sama yang erat dengan masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen sosial di kota ini,” ujar Dody.

Ia juga menegaskan rasa bangganya mengetahui bahwa Singkawang dikenal sebagai kota paling toleran di Indonesia. “Ini sebuah kehormatan sekaligus tantangan bagi saya. Dengan keberagaman 17 etnis yang hidup berdampingan di sini, saya melihat potensi besar untuk menciptakan kota yang damai dan sejahtera,” tambahnya.

Keterbukaan Terhadap Kritik Demi Kota Singkawang yang Lebih Baik

Tak hanya mengapresiasi budaya lokal, Kapolres Dody juga menunjukkan sikap terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Ia menegaskan bahwa dirinya siap menerima kritik maupun saran dari siapa pun, terutama dari para pemimpin adat dan komunitas Melayu.

“Kami terbuka untuk kritik membangun. Kalau ada anggota kami atau bahkan saya pribadi yang bertindak kurang tepat, jangan ragu untuk memberi masukan. Kami di Polres hadir untuk masyarakat, bukan untuk ego sektoral,” tegasnya.

Ia percaya bahwa suasana yang aman dan nyaman hanya bisa tercipta jika masyarakat merasakan keadilan, dihargai suaranya, dan dilibatkan dalam proses pembangunan kota.

DPD MABM: Melayu Siap Jadi Mitra Strategis Polres

Ketua DPD MABM Kota Singkawang, H. Asmadi, S.Pd., M.Si., menyambut baik semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh Kapolres. Ia menegaskan bahwa masyarakat Melayu selalu siap menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami dari DPD MABM dan seluruh puak Melayu siap mendukung program-program kepolisian. Kami akan terus membangun komunikasi, memberikan kontribusi nyata, dan menjaga nilai-nilai budaya sebagai pilar harmoni,” kata Asmadi.

Menurutnya, Kota Singkawang adalah rumah besar yang harus dijaga bersama. Kolaborasi lintas etnis menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan dan kerukunan. Ia pun menegaskan bahwa puak Melayu siap menjadi contoh dalam membangun toleransi dan kedamaian.

Cinderamata Penuh Makna: Simbol Persaudaraan dan Penghormatan

Acara silaturahmi diakhiri dengan pemberian cinderamata khas budaya Melayu kepada Kapolres Singkawang. Ketua DPD MABM Kota Singkawang secara langsung memakaikan kopiah dan selendang khas Melayu kepada AKBP Dody Yudianto Arruan.

Pemberian ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi bentuk nyata dari penghormatan dan penerimaan masyarakat Melayu terhadap Kapolres baru. Sebuah pesan kuat bahwa semangat persaudaraan, persatuan, dan kehormatan akan terus dijunjung tinggi di Kota Singkawang.


Penutup:

Pertemuan ini bukan hanya agenda silaturahmi biasa. Lebih dari itu, menjadi fondasi awal untuk memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat adat dalam menjaga warisan toleransi, keamanan, dan budaya di Singkawang. Semangat kolaboratif yang ditunjukkan kedua belah pihak menjadi harapan baru bahwa masa depan Kota Singkawang akan terus terangkul dalam damai, rukun, dan penuh hormat terhadap keberagaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *