Dishub dan Polres Singkawang Uji Coba Pemindahan Car Free Day ke Jalan Pangeran Diponegoro demi Keselamatan dan Kenyamanan Warga
Info Singkawang- Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat berolahraga, Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Singkawang melakukan uji coba pemindahan lokasi Car Free Day (CFD) dari Jalan Firdaus ke Jalan Pangeran Diponegoro.
Uji coba ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 3 Agustus, dan menjadi salah satu bentuk respon cepat pemerintah terhadap meningkatnya animo masyarakat untuk beraktivitas fisik di akhir pekan. Jalan Pangeran Diponegoro sendiri kini disebut sebagai salah satu titik favorit warga untuk jogging, bersepeda, dan berjalan santai di pagi hari.

Baca Juga : Puak Melayu dan Kapolres Singkawang Jalin Sinergi Demi Kota yang Aman dan Damai
Tingginya Minat Masyarakat Jadi Dasar Kebijakan
Kepala Dishub Singkawang, Eko Susanto, menyampaikan bahwa lonjakan minat masyarakat dalam mengikuti kegiatan olahraga pagi menjadi alasan utama pemindahan sementara lokasi CFD ini. Menurutnya, Jalan Firdaus yang selama ini menjadi lokasi utama CFD dinilai sudah tidak lagi cukup menampung antusias warga, serta memiliki keterbatasan dari sisi keamanan lalu lintas.
“Karena tingginya antusias masyarakat untuk berolahraga, kami melakukan uji coba pemindahan CFD ke Jalan Pangeran Diponegoro. Harapannya, warga bisa lebih leluasa dan aman saat beraktivitas tanpa khawatir akan potensi kecelakaan,” jelas Eko.
Pengaturan Jalan dan Skema Uji Coba
Selama masa uji coba, Dishub dan Satlantas akan menutup satu lajur kiri Jalan Pangeran Diponegoro mulai dari sekitar Hotel Mahkota, khusus untuk aktivitas Car Free Day. Sementara itu, lajur kanan akan tetap dibuka untuk kendaraan bermotor, dengan sistem lalu lintas dua arah yang telah disesuaikan agar tetap mendukung kelancaran aktivitas masyarakat lainnya.
“Kami sangat memperhatikan aktivitas lain seperti kegiatan peribadatan, layanan rumah sakit, serta aktivitas hotel di sepanjang jalan tersebut. Karena itu, kami tetap membuka akses kendaraan di lajur kanan,” tambah Eko.
Lebih lanjut, hasil dari uji coba ini akan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan apakah pemindahan lokasi CFD akan dilakukan secara permanen di masa mendatang.
“Jika respons masyarakat positif dan uji coba berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan Jalan Pangeran Diponegoro akan menjadi lokasi resmi CFD ke depan,” ujarnya.
Polres Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Pengamanan
Senada dengan Dishub, Kepala Satlantas Polres Singkawang, AKP Sangidun, juga menyambut baik pemindahan ini. Ia menyebut bahwa Jalan Pangeran Diponegoro telah menjadi titik berkumpul warga setiap Minggu pagi karena nuansa jalannya yang nyaman, luas, dan strategis.
“Partisipasi masyarakat di kawasan ini terus meningkat. Oleh karena itu, langkah pemindahan CFD adalah bentuk upaya untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar AKP Sangidun.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satlantas akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas termasuk sistem contra flow, serta menurunkan personel pengamanan guna membantu pengaturan arus kendaraan dan memberikan arahan kepada masyarakat.
“Kami harap masyarakat yang hadir tetap mematuhi aturan lalu lintas dan arahan dari petugas di lapangan. Ini semua demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
CFD Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Ruang Sosial Warga
Car Free Day di Singkawang telah berkembang menjadi ruang sosial di mana masyarakat bisa berkumpul, berolahraga, berdagang, bahkan menikmati hiburan. Oleh karena itu, pemilihan lokasi yang strategis, aman, dan nyaman menjadi hal krusial agar kegiatan ini tetap berjalan baik tanpa mengganggu aktivitas umum lainnya.
Dengan pemindahan ini, diharapkan warga dapat menikmati CFD dengan lebih nyaman, sembari pemerintah terus mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan kegiatan berdasarkan masukan masyarakat.
Kesimpulan:
Pemindahan uji coba CFD ke Jalan Pangeran Diponegoro adalah langkah strategis dari Pemkot Singkawang dan Polres Singkawang untuk menghadirkan ruang publik yang lebih aman dan nyaman. Partisipasi aktif dan dukungan dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan inisiatif ini ke depan.














