UPT Puskesmas Singkawang Tengah I Tingkatkan Inovasi dan Kolaborasi Layanan Kesehatan untuk Warga
Info Singkawang- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Singkawang Tengah I, di bawah Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) Kota Singkawang, terus mengembangkan berbagai inovasi dan memperkuat kolaborasi agar layanan kesehatan semakin dekat dan mudah diakses masyarakat. Salah satu langkah utamanya adalah pengoptimalan peran kader posyandu di setiap wilayah.
Kepala UPT Puskesmas Singkawang Tengah I, Yuliani Setyawati, mengatakan pihaknya berkomitmen menjalankan program sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku. Meski target pelayanan belum seluruhnya tercapai, ia menegaskan bahwa berbagai upaya terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan elemen masyarakat.
“Kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih proaktif, mulai dari penguatan kader posyandu, kegiatan sambang rumah warga, penyampaian informasi kesehatan melalui media sosial, hingga kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk pemeriksaan kesehatan gigi (PKG), pemberian makanan tambahan (PMT), dan imunisasi,” jelas Yuliani saat ditemui di Singkawang…

Baca Juga : Taras Shevchenko: Bapak Sastra Ukraina yang Menginspirasi Perjuangan Bangsa
Strategi Jemput Bola dan Peran Kader Posyandu
Yuliani menjelaskan, optimalisasi kader posyandu menjadi kunci dalam mendekatkan layanan kesehatan dasar ke tingkat keluarga. Dengan pendekatan jemput bola melalui kunjungan rumah ke rumah, puskesmas bisa lebih cepat mendeteksi masalah kesehatan, memberikan edukasi, serta memastikan intervensi bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.
Di sisi lain, penyebaran informasi kesehatan melalui media sosial membuat masyarakat lebih mudah mengetahui program yang sedang berjalan. Kerja sama dengan sekolah juga memberi dampak positif, khususnya dalam pemantauan kesehatan anak, mulai dari gigi, gizi, hingga imunisasi.
Kendala dan Upaya Perbaikan
Meski berbagai inovasi dilakukan, Yuliani tidak menampik adanya sejumlah tantangan. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diatasi.
“Masalah ini kami evaluasi secara berkala agar bisa ditemukan solusi yang tepat. Kami ingin memastikan setiap program bisa berjalan sesuai target, meski secara bertahap,” ujarnya.
Menurut Yuliani, beberapa hasil positif mulai terlihat, seperti meningkatnya pemanfaatan layanan PKG oleh masyarakat sehingga penapisan kesehatan dapat dilakukan lebih dini, perbaikan pola makan pada ibu hamil, serta intervensi gizi untuk balita dan ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi.
Dukungan Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Achmad Hardin, memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah UPT Puskesmas Singkawang Tengah I. Ia menilai strategi kreatif perlu diperkuat agar jangkauan program kesehatan semakin luas.
Salah satu inovasi yang tengah digalakkan adalah memperbanyak titik layanan PKG di area publik, seperti pasar dan lokasi keramaian. Dengan pola layanan yang tidak hanya terpusat di gedung puskesmas, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses pemeriksaan dan layanan kesehatan lainnya.
“Dengan pendekatan jemput bola, layanan menjadi lebih dekat dan responsif. Memang dibutuhkan usaha ekstra, tetapi saya yakin dengan manajemen waktu yang baik, target dapat tercapai,” kata Achmad.
Antisipasi Penyakit dan Edukasi Masyarakat
Tak hanya fokus pada layanan rutin, Achmad juga mendorong pembentukan tim khusus untuk mengantisipasi potensi penyakit menular saat musim pancaroba, seperti demam berdarah. Tim ini diharapkan dapat berbagi tugas agar upaya pencegahan dan penanganan kasus berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.
Ia menambahkan, promosi kesehatan melalui media cetak dan daring harus terus digencarkan agar masyarakat mengetahui program-program puskesmas dan bisa berpartisipasi aktif.
“Kami berharap, dengan optimalisasi kader posyandu dan strategi inovatif lainnya, layanan kesehatan masyarakat di Singkawang semakin meningkat dan target program bisa tercapai sesuai harapan,” tutup Achmad.
Menuju Layanan Kesehatan yang Lebih Dekat dan Cepat
Upaya yang dilakukan UPT Puskesmas Singkawang Tengah I bersama Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat pelayanan dasar. Melalui sinergi lintas sektor, keterlibatan kader posyandu, serta pendekatan jemput bola, masyarakat kini memiliki akses lebih luas untuk mendapatkan layanan kesehatan, bahkan hingga ke depan pintu rumah mereka.
Dengan strategi ini, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Singkawang meningkat secara berkelanjutan, sementara puskesmas semakin menjadi pusat layanan yang ramah, inovatif, dan terpercaya bagi seluruh warga.














